Showing posts with label pengalaman. Show all posts
Showing posts with label pengalaman. Show all posts

Monday, 21 January 2013

Banjir Jakarta 2013

Kamis shubuh, aku mendapatkan sms dari ka Dhora isinya memintaku untuk menjadi tim medis Sabtu dan Ahad pekan ini. Kemudian, siang harinya aku mendapat sms lagi dari ka Sa'adah yang memintaku segera ke DPD PKS untuk membantu di dapur umum. Banjir tahun ini menurutku sama seperti banjir 10 tahun yang lalu, banjir besar yang melumpuhkan aktivitas dan menimbulkan banyak kerugian.

11 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2002 sebelum aku pindah ke Jakarta Barat, aku merasakan bagaimana menjadi korban banjir besar. Rumahku yang dulu di Jakarta Utara terkena dampak banjir. Di jalan air tingginya sekitar 2 meter dan di dalam rumah sebesar 1,5 meter (setinggi langit-langit rumah di lantai 1). Kami kesulitan air bersih, bahan makanan, tidak ada listrik, terisolir tidak bisa pergi kemana-mana, dan keadaan tersebut terjadi selama 1 bulan lamanya.

Hal tersebut yang membuatku benar-benar merasakan empati kepada saudara-saudaraku yang terkena dampak banjir tahun ini. Namun, aku belum bisa pergi ke Jakarta karena kami diizinkan pulang dari asrama setiap hari Sabtu dan akses untuk kerumah (angkutan umum) tidak beroperasi akibat banjir. Aku hanya bisa memperkuat doa untuk saudara-saudaraku yang kebanjiran.

Kamis malam, 'sang guru tercinta' mengirim sms, isinya
"Lihat saudara disekitar kita terdekat.. Sudah makan kah mereka? Bagaimana mereka tidur? Lokasi sulit dijangkau, makanan pun tak bisa sampai, apalagi air bersih, bekerja atau memikirkan skripsi? semua itu tak terfikirkan dibenak mereka. Mereka hanya memikirkan kapan air akan surut, kapan mereka akan terbebas dari banjir, bagaimana nasib keluarga dan tetangga mereka ditengah matinya lampu ditengah kegelapan malam, dingin suasana mencekam, akses komunikasi terputus dan air yang semakin meninggi.. Wahai ukhti, buktikan rasa syukur itu, bahwa mereka adalah bagian dari tubuh kita, hilangkan rasa egois itu.. Bagaimana jika mereka adalah kita???"
Jleb!! Aku benar-benar tertohok. Langsung aku balas sms itu,
"iya mba insyaAllah besok lis kesana setelah dapat izin dari ustadzah di RQ dan jika ada angkutan umum untuk pulang".
Tidak lama kemudian datanglah sms kedua dari beliau,
"Teringat wajah ikhwah yang terkena banjir, satu persatu sms itu masuk, bahkan hingga nomer hape lain yang mereka kirimkan karena hape mereka mati.. Mereka katakan, 'mba disini butuh 500 bungkus nasi, masih banyak yang belum makan. mba disini mati lampu. Mba, air semakin meninggi. Mba, disini tidak ada air bersih. Mba, tetanggaku kesetrum. Mba, balita tetanggaku sudah berhari-hari tidak makan. Mba, balita dekat rumahku hanyut. Mba, kapan ya bantuan itu datang?' semua ikhwah berjibaku menolong mereka, tanpa kenal lelah bahkan menerobos ketinggian air yang dapat membahayakan nyawa mereka 24 jam demi saudara mereka. Bagaimana dengan kita?"
Astaghfirullah.. Allah, ampuni hamba.. airmataku menetes tak kuat menahan sedih yang membuncah. Langsung ku balas sms beliau,
"Iya mba, insyaAllah Lis besok kesana"

Jumat siang aku berangkat ke DPD PKS Jak-Bar. Ketika sampai, disana terlihat beberapa ummahat dan teman-temanku yang sedang memasak nasi, memasak telur, memasak mie, dan yang sedang mengiris bumbu. Akupun segera bersatu dengan mereka. Membuat 2000an bungkus nasi untuk makan malam, yang akan dikirim ke warga di Jak-Bar yang menjadi korban banjir.

Sabtu pagi aku dan beberapa teman tim medis mengadakan yankes di lokasi-lokasi banjir. Tim ku pergi ke Tambora dan Jelambar. Di tambora, banjir mencapai sepinggang orang dewasa. Kami pergi ke tempat pengungsian di SMKN 9 Jakarta. Banyak pengungsi yang menderita sakit seperti gatal-gatal, diare, dan ISPA. Dan kebanyakan yang sakit adalah anak-anak. Selain itu, disana juga tidak ada air bersih (bahkan kami harus tayamum untuk melaksanakan sholat), makanan juga masih minim, tidak ada listrik, dan mereka juga kekurangan pakaian. Setelah dari Tambora, Sore hingga malam, kami yankes di Jelambar. Hampir sama dengan Tambora, disana banjir hampir sepinggang orang dewasa. Kami merasakan bagaimana jalan di air banjir, hujan, gelap dan kedinginan. Bagaimana nasib mereka yang tiap saat harus berada di air karena kebanjiran? Rabbiy, ampuni kami yang lalai dan dzolim terhadap diri kami sendiri sehingga kami merasakan dampak akibat kelalaian kami, banjir besar yang menyusahkan kami.

Ahad dan Senin, aku masih terlibat menjadi tim medis. Alhamdulillah kondisi saat ini lebih baik dari sebelumnya. Di beberapa titik, banjir sudah surut. Hanya bekas-bekas banjir yang terlihat (sampah, air yang tergenang, lumpur). Namun hal ini jangan membuat kita lupa lagi. Jangan berhenti berdoa meminta ampun serta perbaiki diri (tidak membuang sampah ditempatnya, terus bersyukur dengan memanfaatkan yang kita punya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan). Semoga banjir kemarin menjadi pengingat dan membuat kita makin dekat kepada Allah SWT. Aamiin Allahumma Aamiin..

Friday, 5 October 2012

G30 S PKS

Aksi Munazharah yang dilakukan PKS tanggal 30 September 2012 ini memorable banged buat aku.
Awalnya aja udah memorable. bayangin, cengtri (bonceng bertiga naik motor) di sekitar kawasan monas, terus ketemu polisi, lompat dari motor, eh ternyata di ijinin buat cengtri. hehe.. *makasih yah pak polisi :)

Terus pas aksi. Aku dan beberapa temen ditugasin jadi tim medis, dan saat aksi belum mulai, aku langsung dapet pasien bleeding di kepala. untung gak lama para dokternya dateng, jadi selamat deh. hehe..

Eh pas pulang aksi, kalo perginya cengtri, pulangnya cengfive. hehe.. aku dan 4 temen aku (total 1+4=5 orang) naik bajaj biar cepet nyampe rumah. jadilah kami tumpuk-tumpukkan di bajaj. hehe..

Lumayan memorable lah. Belum pernah aksi yang serumit itu. Biasanya kalo aksi, naik bus, teriak-teriak plus nyanyi, terus pulang. Kalo yang ini agak beda dikit. hehe..

Sekian oleh-oleh G30 SPKS nya. Selamat menikmati #eh :D

Thursday, 9 August 2012

Daurah Paska Kampus (BSMI dan FKUI)

Jumat (03082012) di Ruang serba guna masjid ARH UI Salemba, saya mengikuti Daurah Paska Kampus yang diadakan BSMI dan FKUI untuk para aktivis dakwah kampus yang kuliah dibidang kesehatan. Sebelumnya acara ini tuh akan diadakannya tanggal Sabtu, 28 Juli 2012, tapi karena jumlah peserta yang daftar baru sedikit, akhirnya diundur deh jadi tanggal 3 Agustus 2012.

Pertama dapet sms tentang daurah ini, saya langsung tertarik, pengen banged ikut, pengen tau info-info paska kampus, karena saya gak mau jadi wanita pingitan seutuhnya, gak cocok sama jiwa saya #tsah. Saya pengen cari kegiatan yang bermanfaat tapi gak menyita banyak waktu, karena fokus utama saya ke hafalan.

Berdua dengan teman saya, Eny, saya pergi ikut DPK. Udah buru-buru takut telat eh ternyata sampe sana baru saya dan Eny doang yang dateng padahal udah jam 8 lewat dikit (acara jam 8). jam 8.40an pembicara pertama dateng, tapi peserta DPK baru 4 orang (sedih deh). Pembicara pertama seorang ustad yang menjelaskan tentang problematika paska kampus (afiliasi dan integrasi dalam dakwah), entah kenapa saya melihat ustad itu kurang semangat dalam menjelaskan materi (suara kecil, sering melihat hape dan menerangkannya kurang detail). Mungkin sang pembicara kurang semangat karena pesertanya dikit (Maaf yah Pak, temen saya banyak yang pulang kampung soalnya. terus? hehe)

Sesi kedua penjelasan dari ketua BSMI Jakarta, pak dokter Ahmad Jamalludin, alumni FK UI yang udah jadi ketua IGD RS Muhammadiyah, punya istri seorang dokter gigi dan punya 3 anak (Wuihh.. lengkap banged udah kesenangan dunianya. Hehe..). Seneng deh ngedenger presentasi dan penjelasan beliau, ngejelasinnya semangat walau pesertanya sedikit yang dateng (pesertanya udah nambah jadi 8 orang ). Beliau ngejelasin tentang mahawwir dakwah (orbit tanzimi, orbit syabi, orbit muasasi, dan orbit dauli), pemahaman medan amal SDM profesi kesehatan (sektor privat, sektor publik, dan sektor sosial), dan penjelasan tentang BSMI.

Mahawwir dakwah menjelaskan tingkatan dakwah yang diumpamakan seperti orbit. Pada orbit pertama, tanzimi, seorang muslim baru pada perbaikan sikap dan karakternya, misal dengan cara liqo. Pada orbit syabi, seorang da'i sudah mulai melakukan pelayanan kepada masyarakat. Di orbit muasasi ia akan menjadi pakar di bidangnya, ia faham dengan lembaga negara atau akan masuk ke lembaga negara. Pada orbit dauli, seorang da'i mampu melakukan rekayasa politik. Ketika seorang Da'i sudah di Orbit keempat, berarti ia telah menguasai 4 orbit, ia harus tetap menjaga orbit-orbit sebelumnya yang ia kuasai.

Abang Jamal (kata beliau, sapaan akrabnya adalah abang Jamal), memaparkan tentang 3 sektor yang berkembang di kehidupan paska kampus. Sektor Privat atau sektor swasta yaitu sektor yang tujuannya adalah profit, atau mengkayakan diri, contohnya kerja di perusahaan swasta). Sektor Publik ialah sektor pemerintahan, gajinya gak sebesar swasta, tujuannya melayani ummat. Sektor Sosial ialah sektor yang pelayanan masyarakat dari masyarakat. sektor ini membantu masyarakat yang belum terbantu oleh pemerintah, atau bersama pemerintah membantu masyarakat, contohnya RS Sosial. Nah kata abang Jamal, kita dianjurkan mengambil 2 sektor dengan salah satunya sektor privat.

Saya yang sebelumnya pengen jadi Ibu Rumah Tangga aja sambil buka usaha (karena waktu Tarhib Ramadhan di RQ kemarin, ustadnya bilang kalo orang-orang besar seperti Imam Syafi'i mempunyai ibu yang bekerjanya hanya di rumah) jadi kepikiran mau kerja dulu di perusahaan swasta sampe nantinya married dan hamil. Pas udah punya anak, mau dirumah aja sambil jadi entrepreneur di rumah dan tetep ikut sektor sosial. Mudah-mudahan dilancarkan segala urusan. Aamiin :)

Lelaki tidak setia, benarkah?

Waktu mabit, dapet cerita dari temen, begini..

Suatu ketika saat mengisi kajian tafsir surat alwaqiah tentang bidadari syurga, seorang ustad bertanya kepada salahsatu jamaah perempuan mengenai pasangan yang diinginkannya di Syurga. Si ibu itu pun menjawab bahwa ia menginginkan suaminya di dunia lah yang menjadi pasangannya di Syurga.
Setelah itu, ustad pun bertanya kepada salahsatu jamaah dari kalangan laki-laki, dengan jujur salahsatu "bapak" menjawab bahwa ia ingin pasangannya adalah bidadari Syurga.

Hufttt.. -,-"
dari kisah ini saya menjadi lebih yakin lagi kalau perempuan memang lebih setia daripada laki-laki, banyak contohnya siy :-P

Cerita tentang kamu

"Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan"
"Serendah-rendahnya ukhuwah adalah husnudzhan"
"Awali hari ini dengan senyuman"
"Kita tidak dapat mengubah masalah, tapi kita dapat mengubah cara pandang kita dalam menghadapinya", dll

Semua itu adalah tentang kamu. Tentang nasihat-nasihat darimu, Sahabat. Tentang kebaikanmu. Semua begitu membekas. Terasa manis..

Sahabat,
Banyak yang kau berikan.
Arti persaudaraan, arti ketulusan, arti pengorbanan, arti cinta dan sayang.
Semoga Allah meneguhkan ukhuwah kita sampai ke Syurga.

Kau tau sahabat? mungkin inilah buah dari Rabithah kita.
Sudah lama kita tak bertemu, tapi hatiku tetap merindumu.
Semua tentangmu, masih tersimpan rapih disini, di hati ini.
Selamat berkarya sahabatku. Allah bersama kita :')

Jakbar-Jaksel-Ciledug-Tangerang

Ngeliat dari judulnya aja udah bikin capek, apalagi langsung action muterin Jakbar sampe ke Tangerang. fiuuuhhh...

Setiap ba'da lebaran saya dan teman-teman memang biasanya selalu berkunjung ke rumah guru-guru SMA untuk silaturahim. Tahun ini ritual tersebut jatuh pada hari Ahad tanggal 4 September 2011 setelah sebelumnya sempat diundur satu hari dari rencana awal. Silaturahim ini diadakan sampai 2 hari. Karena banyaknya jumlah guru yang kami ingin sambangi. Sesi 1 hari Ahad dan sesi 2 hari Selasa.

Pagi itu jam 10.20 saya sudah bertemu dengan Eva (ojek setia, ups maksudnya Sahabat setia *piss*) dan ka Nikmah dengan motornya (baru belajar naik motor langsung praktik muter-muter Jakarta, Ciledug dan Tangerang, keren yah). Kami langsung ke rumah Pak Nanang (guru Matematika favorit) di dekat AlAzhar. disitu kami bertemu Fahri dan Nurhayati (seperti rencana awal, langsung bertemu di TKP). di rumah pak Nanang banyak sekali pelajaran yang saya dan teman-teman dapat, tentang kesehatan, cara makan Rasulullah, dan tentang Pernikahan. hoho.. ). Setelah dzuhur kami pamit dan langsung ke rumah mom Dewi, tapi sayangnya bliau sedang pergi ke Tangerang, Jadi kami langsung tancap gas ke rumah Bu Ade (guru Kimia favorit saya ). Setelah dari rumah bu Ade, kami berkunjung ke rumah Bu Titin di kawasan Ciledug. Bu Titin adalah guru Bahasa Indonesia, wali kelas saya ketika kelas 2 SMA. Beliau sudah sejak lama sakit DM dan bulan puasa kemarin sampai 3 minggu di RS. Alhamdulillah, bu Titin ada di  rumahnya dan kondisinya sudah baik. di rumah beliau cerita tentang kondisinya selama di rawat. beliau bercerita sangat sedih tentang kondisi penyakitnya yang kronis dan sudah banyak komplikasi, bliau bercerita sambil menangis dan membuat mata kami berkaca-kaca karena sedih. bahkan saya melihat teman lelaki saya, Fahri, sampai menangis mendengarkan bu Titin bercerita. Dalam ceritanya, bu Titin selalu mengingatkan kami untuk selalu gemar sedekah, gemar Tahajud dan Dhuha serta selalu berdzikir. sebab menurutnya yang membuatnya tetap hidup dan kuat melawan penyakitnya adalah Ibadah-ibadah diatas. Syafakillah bu Titin, semoga selalu diberikan kesabaran.

Ba'da Ashar kami ke rumah bu Nuri (guru Matematika kelas 2) dikawasan Jaksel. disana lagi-lagi kami diberi banyak pelajaran mengenai kesehatan (padahal mereka kan guru yah, bahkan mereka lebih update daripada saya yang jelas-jelas anak kesehatan. ckck). sama seperti bu Titin, bu Nuri juga menasehati kami untuk selalu rajin sholat Dhuha, Tahajjud dan Sedekah, dan Puasa senin kamis. oia, di rumah bu Nuri kami juga nge-bakso lho sampe ba'da maghrib, hehe..

Malamnya kami ke rumah bu Ayu (Walikelas saya waktu kelas 3) di kawasan Tangerang. sebelum kesana kami mampir di pinggir Jalan untuk makan ketoprak yang ditraktir ka Nikmah. hmm,, bener-bener kenyang,  abis makan bakso lanjut makan ketoprak. alhamdulillah yah. hihi.. di rumah bu Ayu kami ngobrol sampai jam 21.10. kemudian pamit pulang. Nah, karena kemalaman akhirnya saya nginep deh di rumah Eva di Tangerang. besokannya dibawain oleh-oleh lagi dari ibunya. emang berkah silaturahim yah. hehe..

Sekian deh perjalanan Silaturahim sesi 1. Sesi 2 nya saya gak ikut karena gak ada Eva, ojek setia. hehe..

My First Kopdar

Sebagian jurnal-jurnal di blog ini adalah hasil 'pindahan' dari blog saya yang dulu, multiply, termasuk jurnal yang ini. jadi harap maklum ya kalo banyak ditemukan kata "MP, MP'ers, Multiply, dkk" hehhee
Assalamu'alaikum
Ijinin aye cerite-cerite kopdaran kemaren yee mpok, abang, ncing, ncang (03092011)

Awalnya saya gak tau lho kalo ada kopdar, maklum cuma buka yang gratisan (Fb dan Twitter). Terus si mutsaqqif atau Heru si bucil (red: bujang kecil kalo kata ka ai) ngasih tau kalo ada kopdar di status fb saya. tertariklah saya, coz waktu kopdar MPID kemaren gak ikut. huhu.. Buat Heru, makasih banyak yoo infonya, TFS lah. hehe..

Pagi-pagi saya udah siap-siap, coz hari itu saya juga bertugas untuk benerin settingan modem punya temen (pas kesana ternyata  udah bener settingannya, magabut deh ) sama nganterin adek ke Depok, coz adek mau nginep di rumah temennya di bogor, jadinya naek kereta dari depok (ni adek sama kaka sama aja suka nginep di tempat orang. menurun dari saya kayaknya. huft.. )

Jam 9 teng saya sampe Depok, terus saya lihat kok pinggir danau sepi-sepi aja. Yaudah deh saya telusuri tuh Danau sampe ke Masjid UI (MUI). Waktu sampe di MUI, saya lihat ada 2 orang akhwat pake baju ungu dan merah keunguan. saya sempat mikir kalau mereka itu adalah ka ai (akuai) dan ka novi (akunovi), saya pun menegur mereka, "ka, MP yah?? salah satu dari mereka pun dengan cepat menjawab, "MP? saya bukan anak UI mba jadi gak tau". Ups, ternyata salah. langsung aja deh saya ngacir setelah berterima kasih kepada mereka. Setelah sekitar 15 menitan di MUI, saya pun mengantarkan adik saya ke stasiun Pondok Cina. Disitu saya nungguin adek saya sampe jam 10, sekalian nunggu kumpul dulu para ketua pelaksana acara. hihi.. *piss*

Waktu saya berjalan santai ke arah danau, saya lihat ada 3 orang akhwat. hmm,, feeling saya mereka adalah si empunya hajat. hehe.. oke deh saya samperin mereka sambil senyam-senyum pasang tampang manis . Dan ternyata benar, mereka adalah akuai, akunovi dan susie89. Alhamdulillah yah

Acara berlangsung, ramah tamah, foto-foto, makan semangka, makan kue, pokoknya makan-makan lah. haha.. . Para MP'ers pun makin banyak yang dateng, ada ka diah (luvummi) dan suaminya, Ka Nje (nurjannahwafa), Ka Seto, Mbak Arie (Sri Sariningdiah), Mba Lena (lenakei) dan keponakannya. pokoknya tambah rame dan tambah seru lah

Nah, setelah adzan dzuhur kami pun pindah lapak ke MUI. setelah sholat, nambah lagi nih peserta kopdarnya, ada ka wenny (wennyrad), musimbunga, dan bunda wirda beserta anaknya. Nah, disini acaranya tambah seru, yaitu pembagian hadiah dan kuizzz. hoho.. saya dapet gantungan kunci smile yang lagi kedip, lucu lho kayak saya sekarang tuh gantungan nasibnya saya gantung di qur'an saya
gak bisa saya foto, tapi kira-kira gantungannya kayak gini nih,
Makasih yah buat duo aku (akuai dan akunovi).
Acaranya seru n banyak hikmah (kami dikasih banyak saran lho oleh para pendahulu di MP mengenai medan MP yang terjal #eeaaa melebayy ). Pokoknya pengalaman berharga lah. mudah-mudahan kita semua bisa ketemu lagi yaa di kopdar-kopdar berikutnya, atau mungkin ketemu di kondangan para tetua. ihhiy

Sekian deh reportnya, Wassalam

Pengingat

Tiba-tiba ada pesan darinya di FB

Dia: ukh
Saya: 'D' cinta :)
         tadi ikut sarasehan???
         lis ada tahsin sayyy
D:
knp y ikhwan akhwat skrg suka bgt eksis di dunia maya...ana sedih:(
   
kan panitia aku,,,
S: owh, anti panitianya toh        hmm, husnudzhan aja say,, mungkin emang kebutuhan informasi kayak kepanitiaan atau        organisasi dll
D:
bukan.. itu ana jg tau... makanya ana khrnya mutuskan pke fb..
    gaswat info kelas ajah di taronya di fb.
S:
walaupun, an tadi juga tertohok sama pernyataan anti. makasih yah say,,
    udah nyadarin an, paling gak an jadi agak malu kalo eksis banged di fb
D:
ana suka byk nemuin ikhwah satusnya gak jelas.. coment ga jelas,, atau......hm...    ga enak aja ukh.. diliat semua orang... qt punya mutarobbi
S: hmm,, kadang2 lis juga gitu kalo lagi labil. hufttt
D:
iya ukh,, kdang ana berfikir dakwah ini ga maju2... apa gr2 qt byk maksiat x ya..hix    ana udah risih dengan itu semua. mau muntah. islam kini makin mudar bg aktivis..
    aplgi bg ammahny
S:
hmm,, iya sih say,, mungkin dari kita cuma doa dan usaha memperbaiki diri dulu    semoga kita gak menyumbang banyak atas kemunduran dakwah
D: iya ukh.. jd introspeksi..       ana jd kabur melihat seseorang..
S:
siapa sayy???    kenapa kabur????
D:
ga jelas... byk ihkwah yang suka gajelas...
S:
hmm,, tersindir :(      ingetin ane terus yah say..
D:
iya ukh.. ana pernah termasuk bc status anti..
S:
yang mana??? malu.. an sering labil sayy     ingetin terusss
D:
'afwan ya ukh...........
S:
iya gapapa,, itu kan nasihat. an malah makasih, makasih banged say :)
D:
itu perbedaanya.. anti knp berubah? dulu ga spt itu.. apa ana yg sok tau ya.....:(     kdg qt gaperlu comment status ikhwah yg gk jls!
   
misal lg capelah... lagi tidur.. bodo amat deh.
    mo tengkurep tu org bodo amat ajah..kecuali ada misi kebaikan disana.
    ana salut sm anti
S:
iya,, bener sayy,, harusnya kita menjaga banged, dimanapun itu    astagfirullah,, pengen nangis say inget kelakuan2 lis yang gajelas di fb
D: ukh,, ga mslh dengan apapun itu.. selama qt bs ngambil pelajaran..
    tgl bagaimana qt cb mensyiarkannya
S:
iyaa :(
    mencoba memanfaatkan media lebih baik,,
    lebih manfaat
D:
iyaanya ko aneh si say.. ana uhibbuki fillah.. luv u so much.. aku sgnt mencintaimu ukh
S:
sama "D" cinta,, uhibbukifillah. seneng banged punya saudara kayak anti.
    dan obrolan malem ini bener-bener nyadarin an. jzk khair cinta :)
D:
slg mengingtkn ukh.. qt songsong permaslahn ummat dengan ide2 yg BESAR:)

---the end---


Astaghfirullah,, mungkin aku sudah terlena dengan jejaring sosial tersebut. percakapan dengannya benar-benar menyadarkanku, mengingatkanku akan niat awalku membuat Fb. masih ingat jelas waktu Maba, aku memposting di grup "kenapa banyak yang ngeinvite fb sih??? menurut ane gak penting buat fb, banyak mudharat daripada manfaatnya". terus temen an bales, "ini kebutuhan sulis,, info-info dikirimnya ke fb dan kalo kita bisa memanfaatkannya dengan baik pasti bakal banyak manfaatnya juga, sebagai syiar islam", terjadi diskusi panjang, dan akhirnya aku pun membuat fb karena niat di atas, untuk syiar, dan mengambil manfaatnya. karena tugas-tugas pun banyak yang di posting di Fb.

Tapi,, sepertinya sudah melenceng jauh dari niat di atas. banyak status gak jelas, comment gak jelas, dan sebagainya yang emang gak sesuai. astaghfirullah.. ampuni hamba :'(

oke,, sekarang saatnya memperbaiki niat dan memperbaiki diri. stop sama yang gak jelas!! bismillah...

Cemburu



Cemburu!!
Mungkin kata itu yang paling tepat buat nunjukin suasana hati kalo ngedenger temen-temen kampus ngomongin Dakwah sekolah mereka. gimana enggak??? Dakwah sekolah mereka kayaknya asik banged, lancar, dan seru abis. terus,, gimana dengan sekolah saya?? hikss,, pengen nangis

Dakwah thullabiy di sekolah saya, sebenarnya bisa dan sangat mungkin dapat berjaya seperti dulu asal SDM Alumni tercukupi, ada regenerasi dan manajemen SDM yang baik. dibandingkan dengan salah satu SMA di Jakbar yang mentoring sekolahnya saja sudah tidak di izinkan, sekolah saya masih lebih beruntung.

Kalau hanya mencari penyebab, mungkin akan sangat banyak pengakuan dosa dari saya dan teman-teman yang mengisi di SMA, atau alumni rohis yang sekarang belum kembali ke sekolah. yang sekarang dibutuhkan adalah pemecahan masalah dari ini semua. harus lebih komitmen dan lebih amanah.
ya Allah, istiqomahkan hamba dan teman-teman hamba dalam jalan dakwah thullabiy ini. Amiin..

Hati

Allah...
Engkau mengetahui bagaimana perasaan yang berkecamuk dalam hatiku saat ini. Tenangkanlah hati ini ya Allah, dengan cinta-Mu. Netralkan semua rasa di hati ini, dengan kasih-Mu. Bimbing hati ini kepada cahaya-Mu. Berikanlah ketenangan kepada hati ini ya Rabb.. Jangan biarkan ia di kotori oleh rasa yang tak seharusnya. Genggam hatiku ya Rabb., dengan kekuasaan-Mu, agar tak ada yang dapat masuk ke dalamnya kecuali cinta-Mu. Tanpa Mu ya Allah, Aku sangat lemah dan tak berdaya.

Wednesday, 8 August 2012

Beautiful Soul

Ini dia salah satu oleh-oleh dari nonton MTGW kemaren. kayaknya tema ini bakal ditayangin setelah lebaran deh, jadi yang sabar yah MP'ers , tapi karena saya baik hati jadi saya mau bagi-bagi sedikit catatan yang saya punya buat sobat-sobat MP
cekidot gan!

Beautiful soul atau jiwa yang cantik mempunyai 3 elemen, yaitu wajah yang baik, tutur kata yang baik dan tindakan yang baik. Jiwa yang baik utuh dengan ketiga elemen tersebut dan saling berkesinambungan. ketiga elemen tersebut harus sinkron dan terintegrasi, juga tidak bisa saling berdiri sendiri. jika jiwa kita baik, kualitas diri akan baik sehingga akan mendapatkan pasangan yang berkualitas pula. (ini bahasa general dari wanita yang baik akan mendapatkan laki-laki baik pula, QS An Nur: 26).

Jiwa yang baik selalu bekerja sampai akhir batas kemampuannya, setelah itu Tuhan lah yang akan langsung campur tangan dalam kehidupannya. Jiwa yang baik akan mengantarkan kita pada akhir upaya kita. Tuhan turut campur tangan karena Dia menyaksikan  ikhtiar dan doa kita. Jiwa yang malas hidupnya tidak akan bahagia karena tidak ada campur tangan Tuhan. Dan kata pak Mario juga, sebenarnya tidak ada orang yang malas, yang ada adalah orang yang rajin dalam kemalasan.

Stress ada 2 macam yaitu stress yang timbul dari kekurangan dan stress yang ingin melebihkan. dan stress yang ingin melebihkan inilah yang disebut beautiful stress. Stress itu diibaratkan tekanan pada sebuah "per". Artinya dengan stress (beautiful stress), dapat lebih melejitkan potensi yang kita punya.

Selain itu, ada beberapa point yang tercatat oleh saya:
  • Orang yang berniat menjadi orang baik sudah menjadi orang baik
  • Obat patah hati adalah jatuh cinta lagi
  • Ketidakdamaian hati bisa disebabkan oleh sudut pandang kita
  • Logika cinta ------> membuat orang menyerah. orang jahat akan memanfaatkan dan mengambil kesempatan dalam keadaan sang kekasih "menyerah". Orang baik akan memberikan kebaikan-kebaikan kepada sang kekasih
  • Kecewa itu baik, wajar sebagai upaya membaikkan kehidupan
  • Manusia itu sebagian besar dirinya adalah baik, hanya sedikit kesalahan. lalu kenapa harus berfokus pada yang salah?!
  • Lelaki itu takluk kepada wanita yang mengaguminya
  • Jangan membenci penjahat, karena bagaimana penjahat tersebut menjadi baik jika orang baik membencinya.
  • Orang yang menjadi musuh anda bukanlah musuh anda jika anda tidak menganggapnya sebgai musuh.
Sebenernya masih banyak lagi pelajaran yang saya dapat, tapi yang tercatat cuma itu. hehehe.. semoga dapat bermanfaat

Tuesday, 7 August 2012

Ikhlas

Ikhlas,.
Mungkin sulit tapi bisa.

Melepas yang di inginkan dan dicintai untuk mendapatkan ridho-Nya, lebih ku sukai daripada harus terus tersakiti karena besarnya keinginan untuk memiliki.

Bagaikan obat,. Ikhlas..
Mungkin memang akan pahit di awal, tapi akan terasa manis & bermanfaat di akhir.

Ku yakin,. Allah kan memberi yang terbaik sebagai pengganti yang hilang karena ikhlas ku...
Ya,. Pasti banyak hikmah dari semua ini.
Karena,. Dia maha mengetahui yang terbaik untuk hambanya..

~Love Allah forever

(jadi inget jaman doeloe :D, notes ini di posting di MP sebelumnya, 2 tahun lalu :D)

PKD hari pertama di RS Haji Pondok Gede

First day di RSHJ Pondok Gede sangat memorable. bayangin aja, saya hampir pingsan sampe 2x, padahal masih pagi banged jam 09.30an gitu lho. hufttt..

Seperti biasa, pagi2 saya dianter oleh ayah saya sampai slipi jaya, tapi yang tidak biasa adalah tujuannya, hari ini dan hari selasa selama dua pekan ke depan saya akan praktik klinik dasar ke RS Haji Pondok Gede, Jak-Tim. Dan pagi ini adalah hari pertama saya mengetahui dan masuk ke RSHJ karena belum pernah datang kesana sebelumnya, untung aja gak nyasar. ahhamdulillah..

Sampai RSHJ saya dan teman2 langsung orientasi dan menempati ruangan yang dibagikan. nah, saya dapet Ruang Musdalifah (nama-nama ruangannya keren2, ada musdalifah, syifa, afiah, dll. bagus juga buat jadi pilihan nama buat anak nanti. haha..). waktu baru masuk ruangan itu, berasa seneng deh coz perawatnya ramah-ramah n ada perawat yang lulusan FIK UI juga. terus juga kesan pertama masuk, RS nya keren, indah, bersih, luas, dll.

Ini dia klimaks untuk hari ini. jam 09.30an saya dan ncel (teman 1 kelompok) ikut dengan perawat untuk membersihkan luka post operasi Fibrioadenoma. sebelumnya seneng banged bisa ikut karena bisa belajar membersihkan luka dengan teknik steril. terus setelah balutan lama di buka, saya pun melihat lukanya. agak merinding karena saya lihat bagian atas mamae nya ada luka insisi (luka bedah). perawat tersebut pun membersihkannya dengan hati-hati. awalnya saya lihat respon pasien (Nona R, 17 tahun) agak meringis kesakita. tetapi setelah itu perawat tersebut menekan luka tersebut dengan hati-hati untuk mengeluarkan gumpalan darah kotor berwarna hitan kental, spontan pasien merasakan nyeri luar biasa dan berteriak kecil kesakitan.

aku melihat wajah pasien dengan iba dan seperti merasakan nyerinya, aku juga kesakitan. tiba-tiba saja kepalaku pusing hebat, badan terasa dingin, dan seperti ingin jatuh. aku langsung keluar ruangan dengan tergopoh-gopoh dan berjalan dengan tidak seimbang. setelah di nurse station aku langsung duduk dilantai. aku merasakan sangat dingin di muka dan badan, sangat lemas, badan gemetar, pusing dan banyak bayangan hitam. benar-benar gak kuat. selama kurang lebih lima menit aku seperti itu. setelah itu temanku, siti langsung menghampiriku. akupun mulai pulih walaupun masih merasa lemas dan kedinginan. aku bercermin dan kulihat aku sangat pucat.

10 menit kemudian temanku ncel sudah ada di nurse station. akupun bertanya tentang keadaan tadi dan menceritakan keadaanku sehingga aku keluar meninggalkannya saat pembalutan luka. temanku itu sungguh kuat mampu berada disana sampai selesai.

jam 10.00 WIB, saya pun kembali praktek. ditemani ncel juga saya memeriksa TTV (tanda2 vital) seperti mengukur tensi, mengukur suhu, nafas, nadi dan berkenalan dengan para pasien. nah, hampir pingsan lagi saat ngukur tensi Nn R, setelah ngukur tensi beliau dan berbincang-bincangdengan ibunya mengenai lukanya Nn R, timbullah perasaan itu lagi, kepala pusing dan berputar-putar. langsung aja saya pamit dengan ibu pasien yang sedang asyik bercerita, saya lalu berjalan meninggalkan ruangan dan berjongkok di nurse station. hufttt.. bener-bener gak enak deh :'(

walaupun begitu tapi saya jadi mengetahui banyak hal hari ini. saya memberikan obat inhalasi dan nebulizer, menyuapi nenek musmunah makan dan lain2. pokoknya hari ini dapet banyak pengalaman deh. alhamdulillah :)

'Peristiwa' hari ini (08072011)

Jum'at pagi sekitar jam 10.00 WIB aku pergi ke kampus. hari ini ada beberapa acara yang harus aku ikuti, pertama aku akan mengantarkan adik SMA ku ke PNJ untuk survey lokasi ujian. kedua, aku akan test wawancara fasilitator OBM jam 15.00 WIB dan ketiga, ada kumpul sosjam Danis jam 16.00 WIB, selanjutnya mau jenguk ka ira yang sedang sakit. syafakillah ka ira ^^

Kejutan atau peristiwa pertama hari ini adalah ketika wawancara Test OBM. Bayangkan, ternyata ada microteaching. aku kira hanya wawancara dan test pengetahuan tentang IT OBM UI. dan aku belum mempersiapkan apalagi berlatih untuk microteaching. tapi, bismillah lah. insyaAllah kalo rejeki gak bakal kemana =P.

Setelah test wawancara jam 15.30 aku pergi ke perpus pusat untuk sholat ashar. setelah sholat, aku langsung menuju lab komputernya menunggu sampai jam 16.00 untuk sosjam danis. nah, saat itu aku masih senyam-senyum memikirkan wawancara test fasil tadi sehingga gak fokus liat ke depan. tiba-tiba bunyi, "DUGGGHHH" dan aku agak terpelanting ke belakang. ya ampuuunn,, aku kejedot kaca pintuu,, ampun deh, malu banged >,< mana orang-orang pada ngeliat dan sebagian tertawa gara-gara ulahku. aku pun langsung membelokkan kaki aku menuju keluar perpus pusat, gak jadi ngenet di lab komputer. huhuhu T_T

Yaudah deh, sekarang aku mau kumpul sosjam danis dulu yaaa,, udah agak lega soalnya. hikssss :'(

Ibu tua yang malang

Sabtu, 21 Mei 2011

Pagi menjelang siang, setelah pulang tahsin jam 09.40 WIB, aku langsung menuju Depok karena ada rabid KKI yang harus aku ikuti jam 15.00 WIB nanti. Kepagian memang, tapi akan lebih hemat jika langsung pergi ke Depok daripada pulang dan berada di rumah 1-1,5 jam kemudian pergi lagi ke Depok. maklum mahasiswa :D. Naik M09 aku berangkat dari kebayoran lama menuju slipi, dan selanjutnya naik bus favorit, 54 :)
di Slipi, hujannya deras banged, tapi alhamdulillahnya 54 cepat datengnya. akupun naik dan melepaskan kantukku yang semakin memberat. lebayyyy :D

Ketika di Lenteng Agung, aku terbangun dengan suara keras dan suara teriakan perempuan. Aku pun langsung mencari asal suara dan kutemukan di bagian belakang tempat duduk di 54, seorang ibu-ibu tua terjeblos ke bawah bus. ia menggendong sebuah tape, bungkus permen dan handuk. Aku pun dapat menyimpulkan profesi ibu tua tersebut, ia adalah pengamen. Ketika itu, aku duduk di bagian depan bus. Ibu tua itupun langsung ditarik keatas oleh kenek 54. Ketika sudah duduk dibangku belakang, ibu tua itu kesakitan dan memegang lututnya. Aku melihat lutut ibu itu basah, dan ketika ibu tua itu berkata bahwa itu darah, aku tersentak. Aku mencoba mencari-cari sesuatu di tas ku untuk menghentikan perdarahan ibu tua itu. Dan aku hanya mendapatkan tisue.

Akupun langsung berjalan ke belakang bus dan menempelkan tisue itu ke lutut ibu tua itu. Lututnya berlubang sebesar jari telunjuk dan terlihat tulangnya. Darahnya juga mengucur membuat orang-orang dibus panik. setelah itu aku mengikat balutan luka itu dengan handuk kecil milik ibu tua tersebut. Sangat sedih melihat keadaan ibu itu, ibu itu pasti sangat kesakitan, tapi pasti ia adalah wanita yang sangat kuat sehingga ia tidak menangis atau merintih sedikitpun. Aku yang melihatnya sangat iba, sangat merinding melihat lukanya dan melihat darah yang keluar dari lututnya.

Dari kejadian itu, aku menjadi sangat bersyukur masuk FIK, Fakultas Ilmu Keperawatan. kalau aku tidak masuk FIK, pasti aku juga akan menjadi bagian orang-orang yang hanya melihat ibu itu kesakitan dan tidak tau harus berbuat apa. FIK mengajarkan aku cara penekanan luka dan membebat luka, pertolongan apa yang harus diberikan jika ada luka dengan perdarahan yang mengalir. Dan semua ilmu yang tentunya sangat bermanfaat.

Ketika dikampus, aku masih sangat merinding mengingat luka ibu tua tersebut. Aku tiba-tiba saja menjadi sangat lemas dan pikiranku hanya terfokus ke ibu tersebut. Ya Allah yang maha penyembuh, sembuhkanlah ibu tua tersebut dari lukanya, agar ibu tua itu bisa kembali beraktivitas dengan normal kembali. amiin.. T_T 



Menikah

Duh duh,, ada apa dengan hari ini? dari pagi ngedenger dan ngobrol tentang gituan. ckckck. 
berawal dari curhat ke aul tentang meninggalnya kakeknya kakak kelas aku di SMA. kemudian tiba-tiba menjurus ke pengakuan aul tentang obrolan paginya di asrama dengan teman-temannya yang membahas seputar pernikahan. Cihuuuyy

Yang paling hot adalah waktu kami makan siang di kantin. Aku, eny, aul, ima, dan maya sangat asyik membahas tema ini. udah sering sih, tapi seru aja kalo bahas tema ini, gak pernah bosen euy. haha..

Berawal dari obrolan ima dan maya tentang temannya yang telah menikah, Kami tertarik mendengarkan dan akhirnya merambatlah obrolan itu ke proses ta'aruf (seperti apa prosesnya, berapa lama prosesnya, ngapain aja, dll), malam pertama (perasaan apa saja yang akan muncul saat itu, ketakutan kami, dll), serta pertanyaan-pertanyaan tentang pernikahan. (lumayan euy tambah ilmu, jadi makin terang )

Dasar emang anak kecil semua jadi yang kami obrolin yah banyakan becandaan juga, haha..
Ada temen nanya, waktu malem pertama pasti perasaan yang timbul itu adalah bingung, takut, grogi, malu, dan kawan-kawannya. Terus kalo kita gak siap gimana? terus ada temen nimpalin, yah basa-basi dulu lah, nanya-nanya apa gitu, misalnya nanya gini, "mas asalnya darimana? anak keberapa, hafalannya udah berapa juz?", ckck,, skalian aja tanya namanya. haha

Terus juga banyak muncul pertanyaan mengenai proses ta'aruf, salah satunya gini, kalo ada ikhwan yang ngelamar tapi nikahnya 1-2 tahun lagi, itu gimana?, aku sebagai seorang yang sangat suka baca (baca buku-buku cinta-cintaan maksudnya, haha), langsung aja bilang kalo yang kayak gitu sebaiknya ditinggalin aja. Dari buku "ketika akhwat jatuh cinta" disitu tertulis katanya yang kayak gitu bisa mengotori hati. Ikhwan yang baik gak akan meminta akhwat menunggunya sampai 1-2 tahun lagi, karena itu akan menggantungkan nasibnya si akhwat. dan bisa mengotori hati si akhwat dengan angan-angan. kalau si ikhwan belum siap, harusnya ia diam dan menunggu sampai siap agar tidak ada hati yang akan terluka. begituuu (ihhiy,, pakar banged dah aku )

Pertanyaan terakhir yaitu mengenai akhwat yang menyatakan dulu perasaannya ke ikhwan. nah, yang bagian ini, kami bersepakat seperti cara bunda Khadijah, lewat perantara gitu,, pasti lebih anggun )

Sebenernya banyak banged yang aku dapet dari obrolan itu. dan yang pasti, wanita itu fitrahnya seperti ovum yang menunggu dengan setia datangnya sel sperma,. dalam proses menunggu, ovum pun membuat dirinya lebih matang dan dewasa, masih dilindungi dengan selaput sehingga ia tetap suci. semoga kita para perempuan seperti ovum yang menjaga kesuciannya untuk sebuah sel sperma terpilih yang ia nanti ^^

Akhwat Naek Ojek

Masih inget banget. Dulu saya pernah curcol ke temen2 liqoan mengenai boleh atau enggak naik ojeg. MR dan teman-teman liqoan beranggapan, kalau dalam kondisi darurat dan urgent gapapa naik ojeg daripada boncengan sama teman lawan jenis. Pendapat saya waktu SMA dan mulai sangat terbentuk ketika KAPMI bahwa gak boleh akhwat naik ojeg karena itu tetap ikhtilat apapun alasannya. Tapi melihat kenyataan di kampus banyak sekali teman-teman akhwat yang naik ojeg, Saya jadi binguuuungg. Saya pun pernah sekali naik ojeg di kampus karena telat kuliah dan setelah itu saya menyesal. hufttt..

Kadang merasa, alasan-alasan itu adalah bentuk pemakluman atas kemalasan diri. Kalau kita lebih takut atas murka Allah, tentu saja kita akan memilih berjalan kaki atau alternatif lainnya selain naik ojek ataupun berboncengan dengan yang bukan mahram. Tapi tetap saja, sering diri ini terkalahkan atas pemakluman yang dibesarkan atau lebih tepatnya kemalasan yang sangat. hufttt

Dan tadi ketika membaca eramuslim, saya melihat artikel seorang akhwat tentang "akhwat naik ojeg". kepada mba ike, penulis artikel tersebut, izin yah mba buat sharing2 ^^

                                                       Akhwat Naik Ojeg
Demam ojeg melanda, seiring perkembangan permotoran Indonesia yang lagi booming. Sudah tentu booming motor ini terlahir dari lingkaran tak berujung di antara titik-titik korupsi kecil-kecilan (kecil-kecilan atau besar?), jalan yang bolong-bolong, aturan lalu lintas yang diitegakkan hangat-hangat tahi ayam (misal lagi musim safety belt, polisi sibuk menilang yang gak pake sabuk yang gak pake helm dicuekin, kalo lagi musim helm polisi sibuk nilang para pengendara motor, yang gak pake sabuk dicuekin, jadi esensi penegakkan aturan lalu lintas kita adalah duit!), dan cara mengkredit motor yang asoy, hingga motor laku bak gorengan di musim penghujan, laris manis.
Sampe-sampe tukang delman langganan saya, pak Alan, bilang "Jaman ayeuna mah neng gampil pisan meser motor teh. barudak teh mun tos gaduh opat ratus (rebu) tos tiasa kenging motor enggal, ojegkeun weh, tah mun artosna tos seep keun wae antepkeun cicilan teu kedah dibayar ngantosan dijabel we. Engke mun tos gaduh artos deui, nyandak deui cicilan motor nu enggal, anggo we motorna nepikeun ka dijabel deui..." (halah...)
***
Demam ojeg telah melindas penghasilan kecil tukang delman langganan saya, dibanding delman, ojeg lebih murah, lebih gesit, dan lebih gampang nyarinya, karena sekarang pangkalan ojeg tumbuh subur di mana-mana.
Demam ojeg juga telah melindas para sopir angkot. Karena kalo dulu persaingannya hanya sebatas sesama angkot, sekarang kompetitornya bertambah dengan hadirnya ojeg-ojeg yang bisa nangkring di mana saja.
Dan diam-diam ternyata demam ojeg juga turut merambah dunia da'wah. Karena ternyata tak sedikit aktvis da'wah, kader da'wah akhwat juga turut menjadi pelanggan setia ojeg. Dengan alasan efisiensi, darurat, atau gak ada angkot. Kini kita melihat ada akhwat yang tak segan-segan naik ojeg datang ke tempat ngaji.
Saya sering bertanya-tanya sendiri, memang sebenarnya sedarurat apakah kondisi yang membolehkan akhwat naik ojeg? Apakah karena khawatir telat datang liqa'/ta'lim maka itu termasuk kondisi darurat yang mengondisikan ojeg is fine ?
Pernah juga seorang ummahat ketemu saya, beliau sedang naik ojeg, lalu ketika bertemu saya, beliau berpesan dengan kemalu-maluan, "teh jangan bilang-bilang ya kalo saya tadi naik ojeg, karena suami saya orangnya pencemburu," dalam hati saya, "kalo udah tau suaminya gak akan ridha, kenapa dia naik ojeg?"
Saya merasa aneh juga dengan diri saya sendiiri, karena bukan sekali-dua saya melihat akhwat/ummahat naik ojek, saya jadi 'cemas', jangan-jangan saya yang ketinggalan zaman nih, sekarang makin banyak aja akhwat/ummahat yang ngojek tapi ayem-ayem aja, kenapa saya yang cuma liat aja merasa gak enak ya? jangan-jangan cuma saya yang gak enak, jangan-jangan emang sekarang, sebenarnya tanpa saya sadari, keadaan sudah darurat, datang ta'lim, liqa, dll adalah manhaj darurat sehingga saya udah ketinggalan manhaj!
Heran juga saya, di sebuah SDIT, seorang ibu gurunya datang dengan dibonceng ojeg, tidak habis pikir juga saya, bagaimana sang ibu guru menjelaskan konsep hijab pada anak-anak yang seharusnya dikenalkan pada anak-anak. Bukankah hikmah terbaik disampaikan dengan teladan? Alangkah bijak jika anak melihat bu gurunya mengusahakan dirinya dalam menjaga hijab atau jangan-jangan ini pandangan saya aja yang masih kolot.
Pernah juga iseng saya bertanya pada suami, "bi, kalo abi liat ummi naik ojeg gimana?", saya menanti jawaban dengan harap cemas, jawaban suami saya singkat, "janganlah!" Alhamdulillah, sesuai benar dengan hati saya, karena saya memang tak ingin suami saya membolehkan begitu saja istrinya ini dibonceng laki-laki lain (tukang ojek) kalo enggak 'darurat-darurat banget'.
Jadi ternyata demam ojeg juga sudah melindas kitakah ?
Husnudzhan saya, mungkin ketika saya melihat akhwat naik ojek, beliau sedang dalam kondisi amat darurat dan semoga kondisi darurat ini enggak sering melanda kita, apalagi jadi langganan (langganan darurat).
wallahu a'lam bish shawwab.
Semoga saya tidak berada pada kondisi darurat yang mengharuskan ngojek.

Nonton MTGW Live!

Kemarin 0304201, salah satu keinginan aku terkabul, nonton Mario Teguh Golden Ways langsung di studio Metro TV. Asyiiiikkk banged Sabtu malam pulang dari latihan thifan, teman baikku ketika KAPMI mengirim sms menanyakan rute ke Metro TV. Dimulai dari sms itu hingga akhirnya ia menawarkan aku ikut nonton MTGW bersamanya. Seneeeennnngggg deh Semuanya berasa ngedukung. Liqoan diganti jadi pagi. terus ngajar juga selesai jam 12 n gak ada acara lagi setelah itu, free free. horeeee  . Langsung aja aku ke metro tivi jam 12.30 karena mulai taping jam 14.30 n live 19.00 WIB. Tema yang taping buat pekan besok seru beuddd,, "kalo gak gila bukan cinta", pas bangedd euyy. haha . terus tema yang live tentang "anger management", yang ini juga penting biar bisa lebih pintar memanajemen amarah

Pede banged bakal kesorot kamera, akhirnya sms temen-temen biar nonton MTGW malam itu. Setelah selesai nonton MTGW, jam 20.30an, saya dapet sms dari kaka n adek saya. kalo dari kaka saya, "icul kagak ada di tipi". terus saya baca sms dari adek saya, "gak kesorot kamera masbro". hufftt,, padahal udah berharap masuk tipi biar ntar bisa cerita ke temen-temen. haha...

Banyak banged ilmu yang di dapet dari nonton MTGW langsung itu. selain akhirnya saya tau kalo MT tuh sangat-sangat humoris, saya belajar banyak tentang ilmu berumah tangga (kayak seminar pranikah euuuyy). haha...
oia, ternyata tuh pak MT sangat-sangat romantis lho. Bliau selalu mencium kening istrinya sesudah dan sebelum syuting. Ia juga bercerita bahwa dalam pernikahan, ajukan syarat-syarat yang membuat hubungan rumah tangga tetap harmonis. contohnya mengatakan cinta, memanggil nama kesayangan, bahkan pak MT dan bu Lina, istri bliau, mengadakan perjanjian bahwa mereka tidak boleh berpisah lebih dari 3 jam. subhanallah.. mau banged punya suami kayak gitu. haha..

Udah dulu deh cerita tentang MTGW nya, kalo kebanyakan cerita ntar pada mupeng lagi. haha.. (piss v). Lebih lengkapnya bisa tonton aja setiap Minggu Malam jam 19.00 WIB di Metro TV. Jangan lupa nonton yang pekan besok yah, tanggal 10 April, mudah-mudahan saya kesorot. amin. hhoho..